Pada umumnya malaikat awam sangat patuh terhadap perintah Allah, mereka tidak memiliki sifat-sifat seperti manusia, baik dan buruk mereka catat dan catatan itu akan dibuka di hari pembalasan. Kiamat.
Namun untuk malaikat elit seperti Jibril dan kawan-kawanya, mereka juga memiliki rasa kebencian mendalam terhadap manusia yang gemar berbuat jahat. Karena statusnya sebagai malaikat papan atas ia juga memiliki wewenang untuk menghukum manusia di dunia dengan seizin Allah.
Adalah keisengan malaikat Jibril terhadap Firaun di akhir-akhir hidupnya
Ini adalah kisah akhir hidup Firaun yang yang jarang di ceritakan oleh pemuka-pemuka agama islam.
Diakhir hidupnya ketika Firaun tenggelam di laut merah sesungguhnya Firaun meyakini adanya eksistensi Allah sebagai tuhan semesta alam.
Pernyataan ini tertulis dalam Alquran Surat Yunus : 90
Dan Kami memungkinkan Bani Israil melintasi laut, lalu mereka diikuti oleh Fir'aun dan bala tentaranya, karena hendak menganiaya dan menindas (mereka); hingga bila Fir'aun itu telah hampir tenggelam berkatalah dia: "Saya percaya bahwa tidak ada Tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israil, dan saya termasuk orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)".
Namun karena saking bencinya Jibril kepada Firaun, Jibril menyumpal mulut Firaun sesaat dia hendak melafalkan kalimat tauhid. Alhasil Firaun mati tenggelam sebagai orang kafir.
Kejadian ini dicertiakan oleh Jibril kepada Nabi Muhammad
.."Ya Muhammad, falau Roiatani wa ana ahudzu min ha lil bahri fa adussuhu fii fiihi makhaa fata an tudri kahurrohmatan..
"Hai Muhammad, sebenarnya ketika firaun hendak mati tenggelam dia mengakui adanya Allah dan hendak mengucap kalimat la ilahaillalah, tapi atas izin Allah aku sumpel mulut Firaun dengan lumpur, karena saya takut dia mendapatkan rahmat dari allah karena melafadzkan kalimat tauhid"
"Keisengan" malaikat jibril ke Firaun bukan tanpa alasan, bagaimnaa mungkin orang yang sudah mengaku sebagai tuhan dan berbuat zalim di bumi, pada akhirnya akan mendapatkan rahmat Allah karena mengucapkan kalimat tauhid.
Nabi muhammad yang diceritakan kejadian itu oleh malaikat Jibril hanya senyum-senyum saja,.. kisah ini diceritakan dalam hadis yang diriwayatkan Tirmidzi dalam Kitab Tafsir, bab dari surat Yunus, 4/287 , Shahih Sunan Tirmidzi, 3/61, no. 3320-3321.

