![]() |
| Mendikbud RI Nadiem Anwar Makarim / Foto : Kevin S. Kurnianto/ Kumparan |
Naskah Pidato Mendikbud Nadiem Makarim diunggah oleh akun twitter resmi @Kemdikbud_RI, dua hari menjelang Peringatan Hari Guru yang jatuh pada 25 November 2019
Dalam Naskah pidato sebanyak 2 lembar tersebut memuat 5 point sistem mengajar. Para Guru diminta membuat sistem belajar tak terikat dengan kurikulum, dan lebih mengarah kepada diskusi, nampaknya Nadiem ingin mengadopsi sistem belajar di perguruan tinggi dengan sistem pebelajaran 2 arah. Para Siswa nantinya juga akan diminta untuk mengajar dikelas, namun tidak ada keterangan detail seperti misalnya kakak kelas mengajar adik kelasnya.#SahabatDikbud, berikut pidato Mendikbud Nadiem Makarim pada upacara bendera peringatan Hari Guru Nasional 2019. Naskah pidato dapat diunduh di laman https://t.co/7Cp0fjWeWK.#HariGuruNasional #HGN2019 #MerdekaBelajar #GuruPenggerak pic.twitter.com/Yu6ZVv1i6l— Kemendikbud (@Kemdikbud_RI) November 23, 2019
Para guru juga diminta untuk lebih banyak berinovasi, dengan menyetuskan proyek sosial yang melibatkan seluruh peserta didik. Selain itu Guru diminta untuk peduli terhadap peserta didik yang tidak percaya diri dengan menggali bakat khusus yang ada pada peserta didik.
Dalam naskah pidato itu, Nadiem Makarim mengajak semua komponen guru di seluruh Indonesia memulai melakukan perubahan dalam pola mendidiknya secara serentak, Nadiem mengandaikan pendidikan di Indonesia adalah sebuah kapa besar yang akan bergerak jika seluruh eksponen Guru melakukan perubahan secara bersama-sama
Berikut adalah 5 Point Pidato Nadiem Makarim dalam peringata Hari Guru:
- Ajaklah kelas berdiskusi, bukan hanya mendengar.
- Berikan kesempatan kepada murid untuk mengajar di kelas
- Cetuskan proyek bakti sosial yang melibatkan seluruh kelas.
- emukan suatu bakat dalam diri murid yang kurang percaya diri.
- Tawarkan bantuan kepada guru yang sedang mengalami kesulitan.
Tags:
Berita

